INI TERLALU CEPAT.UNTUK APA?
Diposting oleh
Silih NigerJove Bong
, Rabu, 07 Oktober 2009 at 09.51, in
Sudah benar kurasa ini mengarah kemana…
Tapi aku salah
Dan salah lagi
Ini mungkin yang benar.
Apa yang terjadi sampai keadaan seperti ini?
Apa yang salah dan perlu diperbaiki?
Apa yang tetap perlu dipertahankan?
Adakah yang masih tersisa?
Adakah yang masih meninggalkan jejak?
Aku takut untuk mengatakan “tidak ada”
Semua telah benar
Dengan semua keadaan ini, semua telah benar…
Tolong bangunkan aku dari tidur ini
Karena semua terlalu cepat. Terlalu mudah, terlalu menyakitkan, terlalu nyata?
Apa yang nyata?
Kenapa bisa terjadi?
Jangan bangunkan aku
Ini sudah benar, sepertinya mimpi terlalu indah untuk kutinggalkan.
TAK AKAN LAMA. ATAU SUDAH?
Diposting oleh
Silih NigerJove Bong
, Selasa, 06 Oktober 2009 at 09.04, in
Ditemani gelapnya malam, derasnya hujan dan sepi.
Masih ada sisa dalam hati ingin kau disini
Atau setidaknya isyarat darimu, kau ingin aku disana
Dan tak ada yang terjadi…
Akupun mengerti…
Malam tak akan datang tanpa kepergian mentari
Setidaknya malamku selalu datang
Karena kau selalu pergi. Menghindar?
Ada sesuatu untukmu…
Mungkin bukan sekarang lagi
Saat kau menandai ketidakinginanmu padaku
Memang ada alasan kau begitu
Jalani saja hidup ini.
Aku ingin memberi sesuatu saat itu…
Tapi kau datang lalu pergi tanpa ku ketahui…
DIA. AKU MERINDUKANMU
Diposting oleh
Silih NigerJove Bong
, Sabtu, 26 September 2009 at 03.49, in
Aku tertunduk,
Bayangan wajahmu bergerak,
Suaramu berbisik ditelingaku,
Aku ingin kau ada disini, duduk disampingku,
Aku tak pernah seperti ini sebelumnya,
Senyumanmu seperti mengikatku,
Kapan terakhir kali aku melihat langit dan muncul sesosok wajah?
Saat ini,
Nanti,
Sampai kau bersamaku,
Genggamannya menarikmu,
Aku takut saat menyadari kau menginginkan itu,
Aku tahu,
dia akan menyayangimu setulus salju, benarkah?
Karena yang ku tahu saat ini salju itu ada padaku.
SELAMA KAU INGIN BERSAMANYA
Diposting oleh
Silih NigerJove Bong
, at 03.43, in
Aku melihat bunga mekar di matamu
Suara angin mengoyang kelopaknya
Cukup banyak yang aku tahu tentang dirimu
Tentang bagaimana kau menenangkan malam
Meniupkan angin diantara gerah hati ini
Ingin ku buat malam ini indah
Tapi keindahan membuatmu tenang, bila hal itu hadir dari orang yang saat ini berarti buatmu
Dia baik buatmu
Dan kebahagianmu tentu saja bagian dari harapanku
Hanya saja kadang mataku tak kuat menahan keindahan tersendiri yang khusus ingin ku beri untukmu
Aku bukan yang terbaik
Mungkin memang dia
Tapi tak ada yang salah saat aku ingin menjadi yang terbaik untukmu, melebihi dia
Dimana letak kebahagiaanmu, disitu aku berada
Dan dia mungkin adalah terbaik untukmu,
Aku tak tahu
Aku hanya ingin kau melihat sesuatu dimataku
Tapi aku tetap akan pejamkan mata,
Selama kau ingin bersamanya….
APA KAU PERNAH JATUH CINTA?
Diposting oleh
Silih NigerJove Bong
, at 03.42, in
“Apa kau pernah jatuh cinta?”. Tanya mu pada ku.
Angin membelai wajahmu,
Aku tak bisa membedakan kesejukan yang kurasakan,
Itu berasal padamu atau semilir angin itu,
Yang pasti itu terjadi saat aku memandang mata indahmu.
“Belum”. Singkat jawabku.
Matamu berpaling keluar jendela kamarku,
Dunia memang selalu bergerak,
Tak ada yang perduli pada kita saat ini,
Terlalu indah matamu saat memandang pohon yang bergoyang diterpa angin,
Aku ingin menjadi angin itu.
“Aku mengerti” katamu.
Apa yang kau mengerti?
Waktu tetap berputar,
Tapi tak pernah beranjak,
Ini yang ku sebut dengan setia.
Aku menunduk,
Membayangkan kau menangis semalam,
Ada saat kita seperti tak saling kenal, itu mau mu,
Aku tak mengerti,
Tapi saat kau rindu akan pelukannya,
Aku jadi mengerti,
Aku mengerti.
“aku belum pernah jatuh cinta” kataku.
Iya…
aku belum pernah jatuh cinta sebelumnya,
Karena aku tak ingin menambah masalahmu dengannya.
KALAU
Diposting oleh
Silih NigerJove Bong
, at 03.40, in
Kalau ketidakpastian itu ada,
bilang saja,
maka aku akan mengerti.
Kalau keraguan itu ada,
bilang saja,
maka aku akan mengerti.
Kalau perasaan itu tak ada ,
bilang saja,
bilang saja,
maka aku akan mengerti.
Dan kalau ketidakmungkinan itu ada
bilang saja
maka aku akan mengerti,mengangguk dan pergi.
Cinta Sebuah Ilusi?
Diposting oleh
Silih NigerJove Bong
, Jumat, 25 September 2009 at 19.05, in
mengenalmu membuatku meyakini satu hal.
Dan membuang banyak hal tentangku.
Warna dunia darimu menghadirkan tawaran tentang sakit hati yang sulit kuakhiri.
Mengapa untuk kesekian kali sakit ini menyiksaku.
Dalam kekosongan akan indahnya dunia.
Mengapa dunia seperti tak berperasaan.
Aku bukan orang yang menginginkan segalanya,
aku cuma mau setetes perkataanmu,
tidak banyak.
Bukan kata yang membuatku tertawa atau terlena.
Aku memang sudah terbiasa dgn sakit.
Setidaknya aq akan tabah utk sementara.
Karena keindahan dan apa yang disebut "CINTA"telah brlalu,
sulit utk menghentikannya.
Aq sudah bosan dengan dunia dan cara menjalaninya.
Aq sudah bosan dengan semua rasa yg ada.
Bahkan aq sudah bosan dgn diriku sendiri.
Biarkan aq pergi dan tidak mengenal lagi apa itu sakit hati.
Karena cinta bagiku suatu ilusi,
dan kita hanya bagian dari ilusi itu.
Bangkit, Berdiri Dan Berlari
Diposting oleh
Silih NigerJove Bong
, at 09.59, in
Embun pagi ini menyadarkanku tentang 1 hal,
membuatku percaya bahwa semuanya bisa berubah.
Sentuhan musim memang melayukan kembang,
entah akan tumbuh atau tidak lagi kembang itu.
Yang pasti malam tak akan berubah meski sering berganti.
Karena hari ini embun itu membasuh wajahku,
ya kini siang mulai datang dengan gelap meninggalkannya.
Pagi ini aku bangun,,,,,,,,,
Berdiri,,,,,,,,
dan melangkah tuk tinggalkan mimpi-mimpi.
KEMBALI PADAKU SEPERTI DULU
Diposting oleh
Silih NigerJove Bong
, at 08.50, in
Demi kebahagiaanmu kupasrahkan kau dimilikinya.
Aku ga bisa bilang apa apa ketika tangan halusmu digenggamnya
dan dibawa pergi.
Mungkin aku cuma bisa bilang slamat tinggal cinta sejatiku.
Kubiarkan waktu mengombang-ambingkanku.
Kubiarkan diriku diletakan dimana saja.
Ada sisi dimana kamu memahat kenangan yang tak pernah akan kulupa.
Ada sisi dimana aku ingin melupakan tiap detik kenangan itu.
Dan ada sisi dimana aku menunggumu.
Ini penantian yang sia-sia,
aku tak peduli.
Aku tak peduli dengan kata-kata itu.
Mungkin genggamannya suatu saat akan terlepas
dan kau bisa kembali padaku seperti dulu.%40%24t%40538.jpg)